Halaman

Selasa, 04 Januari 2011

Sukarelawan Asal Indonesia di Waffen SS

Mungkin semuanya udah pada tau, kalau Waffen SS itu satuan elit di masa pemerintahan Nazi Jerman dulu, dan terkenal pula tangguhnya dan kadang kekejamannya, contoh ketangguhannya, salah satu divisi SS yaitu SS Polizei Division, berhasil menghancurkan sepasukan besar tentara merah Soviet dikawasan Luga. Dan soal kekejaman, mungkin juragan juragan juga tau pastinya, kalau mereka ini rata-rata mantan penjaga kamp konsentrasi.

Dan sekarang, kembali ke permasalahan sebelumnya tentang Sukarelawan Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan jurnal salah satu tentara Amerika Serikat dari divisi linud ke 101. Berikut ini :

Prajurit Wilson Boback merunduk bersembunyi di reruntuhan rumah seorang petani. Dengan seksama ia memperhatikan gerak-gerik seorang serdadu Jerman yang berjalan ke arahnya.Jelas tampak si prajurit itu tidak menyadari tempatnya bersembunyi yang hanya berjarak beberapa meter di hadapannya.
Sudah beberapa hari ia dan divisi linud 101 terlibat kontak senjata dengan pasukan Jerman, yaitu divisi SS ke 9 Hohenstaufen yang dibantu oleh Resimen ke 23 Legion Freiwilingen Niederlande (yang dapat diartikan sebagai Resimen 23 pasukan sukarelawan Belanda)
Boback pun menahan nafas, dan mulai membidikan senapan M1 Garandnya ke arah prajurit Jerman yang berjalan semakin dekat kearahnya. Ia beratanya dalam hati kenapa si prajurit Jerman memiliki ciri khas sebagaimana layaknya orang Asia (terutama bagian Tenggara). Tetapi, ia kembali berkonsentrasi dan menarik pelatuknya.
Terdengar bunyi letusan, diikuti dengan si prajurit Jerman yang malang itu ambruk ke tanah. Setelah memeriksa keadaan, Boback pun mendekati mayat prajurit yang baru saja ia tewaskan. Ia amat penasaran dengan prajurit yang baru saja ia tewaskan. Ia pun menggeledah tubuh si prajurit, dan menemukan foto foto dan berkas-berkas dokumen yang menyatakan bahwa si prajurit itu berasal dari daerah Hindia Belanda, yang direkrut oleh Waffen SS untuk menjadi tentara relawan ketika ia bermukim di Belanda.

[indonesiandutchssvolunteer1lk.jpg]

0 komentar:

Posting Komentar